BanyuasinNasional

Warga Rantau Harapan Terisolir

Wahanainformasinews.or.id

BANYUASIN – Beginilah kehidupan masyarakat Desa Rantau Harapan Kacamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang terisolir akibat rusak beratnya jalan desa lebih kurang 13 tahun tidak tersentuh pembangunan, rusaknya jalan desa menjadi dambaan masyarakat agar segera dibangun mengingat jalan satu-satunya urat nadi perekonomian masyarakat.

Arda (15) salah satu siswi di Madrasa Tsanawiyah Miftahul Ulum Pangkalan Balai mengeluhkan rusaknya jalan desa mereka yang semakin parah, selain bercampur lumpur rusaknya jalan desa menjadi penghalang bagi dirinya dan teman sebayanya setiap hari menuju sekolah.

“Kondisi jalan desa kami ini licin disertai lumpur, jika curah hujan tinggi kami kesulitan melinatas, bahkan tidak jarang saya dan teman lain jatuh karena tidak mampu menahan beratnya beban kendaraan dengan kondisi jalan yang kurang layak untuk dilalui, kami hanya berharap semoga jalan cepat ini segera di perbaiki,” keluhnya. Senin (25/07/2022)

Hal sama juga diungkapkan Novran (40) warga Desa Rantau Harapan, menurutnya kerusakan jalan desa akibat lama tidak tersentuh pembangunan, ditambah pengaruh kendaraan bermuatan kayu yang sering melintas membuat kondisi jalan semakin rusak berat, akibatnya mempersulit masyarakat dalam membawa hasil pertanian bahkan berpengaruh pada harga komoditi lainnya.

“Jalan desa kami ini tanah merah biasa hujan sedikit saja mulai lengket, apalagi banyak kendaraan berstonase tinggi melintas yang membawa kayu tumangan maupun kayu balok kondisi jalan semakin rusak parah,¬†untuk tetap melintas kami berusaha sendiri membuat jalan pintas agar bisa dilalui motor,” jelasnya. Selasa (26/07/2022).

Ditambahkan Novran, jalan Desa Rantau Harapan memang sudah seharusnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin, mengingat masyarakat yang tinggal di desa ini sangat membutuhkan jalan layak dilalui.

“Kami sangat mengharapkan agar jalan ini secepatnya di perbaiki, selain mempermudah aktivitas masyarakat anak sekolah tidak terhambat, bahkan jika jalan ini layak di lalui harga komoditi masyarakat seperti karet dan padi dapat meningkat, kepada pihak Pemerintah Daerah Banyuasin sesegera mungkin merespon keluhan kami sebagai rakyat mu.” tutupnya.

 

Laporan : Indah Yonita

Editor : Martin

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *