Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II Serap Aspirasi di SMA Negeri 13 Palembang

Wahanainformasinews.or.id

 

 

Palembang – Reses tahap 1 Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II (Ilir Timur 1, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang). Reses menyerap aspirasi dilingkungan SMA Negeri 13 Palembang, Jumat (25/03/2022).

 

 

Hadir dalam reses Muhammad Yansuri SIP (Partai Golkar), Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Antoni Yuzar SH MH (PKB), H M Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS), Dr H Budiarto Marsul SE MSi (Partai Gerindra), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat) dan H Nopianto SSos MM (Partai Nasdem).

 

 

Budiarto Marsul mengatakan, SMA Negeri 13 Palembang ini sudah berdiri selama 43 tahun lebih . Untuk kondisinya banyak sudah rapuh dan perlu rehab.

 

“Sekolah ini sudah banyak menelurkan tokoh tokoh nasional. Kapasitasnya luar biasa siswanya 1000 lebih.Sehingga memang butuh perhatian untuk penambahan kelas dari pemerintah. Jadi akan kami prioritaskan SMA Negeri 13 untuk direhab dan ditambah ruang kelas,” ujarnya.

 

 

Muhammad Yansuri menuturkan, SMA Negeri 13 ini merupakan sekolah banyak peminatnya. Sebagai contoh, siswa SMP disekitar SMA 6 dan SMA 17 yang diterima itu yang orang tuanya mampu, karena itu sekolah unggulan.

 

“Sehingga siswa disekitar sekolah unggulan itu, dari menengah kebawah mereka mendaftar ke SMA Negeri 13 ini. Sehingga setiap PPDB banyak yang mendaftar ke SMAN 13,” ucapnya.

 

 

 

Namun, lanjut Yansuri, ruangan di SMA Negeri 13 ini tidak bisa memenuhi menerima siswa dalam jumlah banyak

 

“Disini total ruangan hanya 31 kelas, dengan total siswa keseluruhan 1.109 siswa. Jadi memang perlu penambahan ruang kelas baru agar bisa menambah jumlah siswa saat PPDB,” tandasnya.

 

 

Kepala SMA Negeri 13 Palembang Ridwan menuturkan, pihaknya meminta DPRD Provinsi Sumsel untuk mengawal kekurangan ruang kelas. “Kita berharap ada penambahan 3 ruang kelas baru,” ucapnya.

 

Ridwan juga meminta rehab sekolah, karena usia SMAN 13 sudah 43 tahun, dan belum pernah rehab. Sehingga dikhawatirkan riskan roboh. “Kita berharap dikawal permohonan rehab ruangan. Selain itu, kedepan internal kita semakin solid dan program kita mendapat dukungan dari pemerintah,” tutupnya.

 

Laporan : AKIP

 

Editor : Tim Wahanainformasinews.or.id

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *