Pemilik Usaha Ternak Segera Urusi Izin

Wahanainformasinews.or.id

Banyuasin – Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet mengajak audiensi para pemilik usaha peternakan ayam potong dan telur di Kecamatan Talang Kelapa dan Sembawa, terkait pemaksimalan izin usaha, limbah peternakan, distribusi, permasalahan dilingkungan kandang dan masyarakat sekitarnya, juga terkait Pajak PAD daerah dari peternakan telur dan ayam. Sosialisasi Izin Usaha Peternakan Ayam Pedaging dan Petelur dalam Kecamatan Talang Kelapa dan Sembawa, bertempat di aula kantor Camat Talang Kelapa, Jumat (21/1/22)

Wakil Bupati Banyuasin, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin, H. Izromaita. Kepala Dinas BAPPEDA dan LITBANG Banyuasin H. Kosarudin. Kepala Dinas DISBUNAK Banyuasin Edil Fitri. Kepala Dinas DPMPTSP Banyuasin Ali Sadikin. Kepala BAPENDA Banyuasin Supriyadi. Kabag ADPEM Banyuasin Zainal Makmun. Dalam kesempatan itu mengatakan, dari permasalahan masyarakat yang diterima banyak melaporkan masalah limbah dari peternakan ayam, diantaranya lalat yang banyak mengganggu pemukiman warga, selain itu permasalahan pajak usaha yang banyak dibayar ke Kota Palembang.

“Kita hari ini cari solusi terkait masalah pajak dan juga banyak laporan masyarakat Banyuasin terganggu akibat limbah tidak diperhatikan,” katanya saat membuka acara.

Kegiatan Sosialisasi ini, juga terkait masalah kepemilikan usaha peternakan ayam dan telur, pemiliknya yang merupakan orang berKTP Palembang, namun membuka usaha di Banyuasin. Terlebih untuk masalah distribusi telur, Kabupaten Banyuasin penyumbang terbesar kedua di Indonesia untuk produksi telur ayam. Namun pajak yang harusnya masuk ke PAD Banyuasin, malah larinya ke Kota Palembang, pemilik usaha segera merubah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Cabang Banyuasin.

“Mencari uang dan usaha di Banyuasin, pajaknya bayar tempat lain itu lucu, makanya kita minta segera dirubah jika tidak mau bayar silahkan tutup usahanya di banyuasin,” tambahnya.

Sebanyak 20 pemilik usaha dari 150 daftar pemilik usaha peternakan yang dipanggil hadir dalam kegiatan ini, dan bersedia untuk memindahkan NPWP ke Banyuasin, serta akan mengrurs semua perizinan di Banyuasin. Untuk limbah kotoran ayam agar dijadikan pupuk, serta masalah lainnya dalam waktu kurang dari satu bulan harus diselesaikan.

Sementara Kepala Seksi Pengawasan V KBP Pratama Sekayu Meriyansyah, mengatakan jika pembayaran pajak harus di Banyuasin, karena lokasi usaha berada di Kabupaten Banyuasin. kepada semua wajib pajak, juga harus terdaftar usahanya, jadi yang masih terkendala masalah izin usaha harus diselesaikan.

“Jangan bayar di Palembang, tapi usaha di Banyuasin secara administrasi ini harus di perbaiki,” tambahnya.

Tidak susah untuk urus proses NPWPnya, hanya butuh KTP dan langsung di urus, tinggal niat pemilik usaha saja. Sesuai dengan peraturan Perizinan Usaha Peternakan Rakyat Melalui Dinas Peternakan dan Pekerbunan Banyuasin sudah menggunakan Online Single Submission (OSS), jadi tidak lama dan cepat.

“Tidak ada alsan lagi untuk tidak mengurus izin, karena untuk semua urusan izin sudah sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu lama,” tutupnya

Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin, akan membuat tim khusus untuk membereskan masalah perizinan ini, jika ditemukan pemilik usaha peternakan yang masih bandel dalam pengurusan izin dan pajak.

 

Laporan : Kominfo Banyuasin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *