Pentingnya Sertifikat Terhadap Hak Kepemilikan Tanah

Wahanainformasi.or.id

Banyuasin – Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM), yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 392 surat di kantor Desa Sidang Emas Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Selasa (7/9/21).

“Sertifikat tanah ini sebagai bukti bahwa orang tersebut (masyarakat) memang benar-benar memiliki tanah secara sah, hari ini kita melaksanakan mewakili bupati banyuasin membagikan sertifikat hak milik warga Desa Sidang Emas, melalui kegiatan PTLS 2021 kemudian masih ada 1200 lagi yang inyaallah akan di selesaikan di desa ini”. Ujarnya.

Ditambahkan Slamet, selain sertifikat tanah ada pemberian BLT sebanyak 150 warga yang terdampak covid-19 bersumber dari dana desa sebesar 300 ribu rupiah, selanjutnya ada penanaman bibit alpukad miko yang juga mendukung gerakan Bupati dan Wakil Bupati sebagai visi-misi.

Sementara Kepala Desa Sidang Emas Hadianto S.Sos,.M.Si mengatakan agenda hari ini ada 4, pertama pembagian sertifikat tanah, kedua penanaman bibit alpukad miki, tiga pembagian BLT bulan september tahun 2021 dan yang ke empat Peletakan batu pertama rumah yang akan dibeda biayanya melalui dana desa tahun 2021.

“Pembagian sertifikat hari ini sebanyak 392 lembar yang mengajukan sebanyak 400 lembar, 8 lembar sertifikat yang belum diberikan masih ada sedikit masalah, kemarin kami telah melaksanakan pengukuran sebanyak 1680 bidang tanah, mudah-mudahan sisa 1200 segera di selesaikan”. Ungkapnya.

Ditambahkan Hadi, pembagian BLT diberikan kepada 150 keluarga penerima manfaat alhamdulillah berjalan hari ini untuk bulan september 2021, selanjutnya penanaman alpukat miki hari ini 160 batang bibit telah dibagikan ke masyarakat.

“Alhamdulillah giat hari ini dilakukan untuk masyarakat kita, mulai dari pembagian sertifikat, blt, bibit buah alpukat dan bedah rumah, untuk bibit buah alpukan harus ditanam di perkarangan rumah masing-masing, tahun ini kami menganggarkan 4 buah rumah dibedah tahap pertama ini kami hanya membangun satu rumah yang nanti akan dicairkan pada tahap akhir dana desa”. Tutup Hadi.

 

Laporan : Nandita Ayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *