Kamar WBP Lapas Kelas IIA Banyuasin Dirazia

Wahanainformasinews.or.id

Banyuasin – Petugas gabungan Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Satgas Kamtin) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia Sumatera Selatan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menggelar razia disetiap kamar masyarakat hunian. Senin (24/8/21).

Kepala Lapas kelas II A Ronaldo De Vinci Talesa dan Kabid Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Sumsel Tri Purnomo. Memimpin razia dengan melakukan penggeledahan di dua lokasi hunian warga binaan permasyarakatan (wbp) yakni blok hunian A dan blok hunian B.

“Sejumlah petugas baik dari regu pengamanan Lapas Banyuasin, tim Satgas Kamtib Kanwil Sumsel hingga pejabat struktural kita dikerahkan dalam razia gabungan ini,” ujarnya.

Ronaldo De Vinci menjelaskan, razia kamar hunian digelar bertujuan sebagai langkah untuk deteksi dini, mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, akibat barang terlarang yang beredar di dalam kamar wbp dapat dicegah.

“Razia ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Banyuasin, memberantas peredaran narkotika dan Handphone di lingkungan Lapas,” ungkap De Vinci sapaan akrap Kalapas kelas IIA Banyuasin

Lebih lanjut De Vinci menjelaskan, dari hasil giat yang dilakujan satgas katim lapas kelas IIA Banyuasin, tidak ditemukan narkotika maupun Handphone di hunian wbp, hanya beberapa benda – benda kecil, seperti sendok besi, korek api, alat cukur, sikat gigi, paku, hingga gesper.

“Pengawasan sudah kami perketat agar benda-benda terlarang tidak masuk lagi ke Lapas ini terutama di kamar hunian wbp, bahkan kita tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang lengah, apalagi sengaja mengedarkan barang itu masuk kedalam lingkungan Lapas Kelas IIA Banyuasin,” tegasnya.

Ronaldo berharap, ke depannya baik warga binaan maupun petugas semakin disiplin untuk menegakan peraturan yang ada, dan mencegah beredarnya benda terlarang di dalam Lapas.

“Tentu kita ingin Lapas Kelas IIA Banyuasin menjadi projek percontohan yang dapat diedukasi, diantaranya memperketat benda terlarang beredar di dalam Lapas lagi, hal ini demi terjaganya lingkungan Lapas yang kondusif,” tutupya.

 

Laporan : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *