HUT RI ke-76 Narapidana Terima Discon

8711 Orang Tersenyum Semeringah

Wahanainformasinews.or.id

Banyuasin – Proklamasi hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun, merupakan hari bersejarah bagi bangsa indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Di hari bersejarah menjadi momentum bagi 8.711 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Anak didik diberikan potongan masa tahanan (remisi. Red). Salah satunya Lapas Narkotika kelas II B Banyuasin sebanyak 755 orang.

Pemberian remisi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Bupati Banyuasin H. Askolani, Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet, pimpinan instansi Aparatur Penegak Hukum Provinsi Sumsel dan Banyuasin serta Forkopimda, bertempat di Lapas Narkotika Banyuasin, Selasa (17/08/2021).

Surat Keputusan Remisi Kemenkumham tersebut secara simbolis diserahkan langsung Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya, kepada perwakilan Narapidana dewasa dan anak yang sedang menjalani masa tahanan, terjerat oleh aturah hukuman Negara Republik Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Indro Purwoko dalam sambutannya menjelaskan, Pemberian remisi ini berdasarkan pada Kepres No.174 Tahun 1999 Tentang Remmisi, Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No.24 Tahun 2021 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-PK.01.05- 06-705 dan PAS-PK.01.05- 06-7667 Perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Umum 17 Agustus 2021 Kepada Narapidana dewasa dan anak.

“WBP dan Anak Didik Pemasyarakatan yang mendapat remisi harus memenuhi persyaratan diantaranya, telah menjalani pidana selama 6 bulan atau lebih pada tanggal 17 Agustus 2021. Berkelakuan baik mentaati peraturan yang berlaku dan tidak di kenakan tindakan disiplin, serta mendapat remisi tambahan bagi narapidana yang berbuat jasa pada negara, melakukan perbuatan yang bermanfaat dan membantu kegiatan pembinaan di Lapas/Rutan,” jelas Indro.

Kakanwil Sumsel menyampaikan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan rutan/lapas, menjunjung tinggi protokol kesehatan dengan mematuhi 6M. “Hari ini, kita memperingati HUT RI dengan kondisi berbeda, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang melanda. Vaksinasi untuk Pegawai Pemasyarakatan dan WBP di masing-masing UPT se-Sumsel gencar dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam menangani overkapasitas di lingkungan lapas/ritan, telah dilakukan langkah-langkah strategis pemerataan pemindahan, pendelegasian wewenang pembebasan bersyarat, hingga program pembinaan narapidana.

“Saat ini jumlah narapidana di 20 Lapas dan Rutan se-Sumsel sebanyak 15.104 orang, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, terpidana sebanyak 12.381 orang, tahanan sebanyak 2.723 orang. Sedangkan kapasitas Lapas/Rutan di Sumsel hanya mampu menampung 6.605 orang, sehingga terjadi over kapasitas sebesar 130 persen dan ini menjadi perhatian kita bersama,” tutupnya.

 

Laporan : Nandita Ayu

Editor : Martin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.