Polda Sumsel Panggil Putri Akidi Tio, Penyumbang Dana Hibah Rp 2 Triliyun

WahanaInformasiNews.or.id

Sumsel – Belum adanya kejalasan terkait tentang dana hibah Rp 2 Triliun Rupiah, yang disumbangkan dari Keluarga almarhum Akidi Tio membuat Polda Sumsel bergerak cepat. Putri Akidi Tio Heryanti langsung diperiksa di Ditreskrimum Polda Sumsel.

Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menceritakan, rencana adanya bantuan dana dari perorangan atas nama keluarga Akidi Tio sebesar Rp 2 Triliyun. Ini berawal dari komunikasi antara Profesor Dr. Hardi Dermawan pada tanggal 23 Juli 2021 berkomunikasi dengan bapak Irjen Pol Eko Heri, yang perlu di garis bawahi pemberian bantuan dana ini bukan atas nama Kapolda tetapi atas nama perorangan.

“Tanggal 23 Juli Merencanakan adanya bantuan dari keluarga Akidi Tio sebesar 2 Triliyun. Terkait hal tersebut Irjen Pol Eko tidak kenal dengan Heriyanti. Yang dia kenal cuma dengan Akidi Tio yang dahulu masih ada atau hidup dan dengan putranya Ahong di Langsa,” ujarnya saat konfrensi pers, Senin (2/8/2021)

Lebih lanjut Kombes Pol Supriadi menambahkan, dengan adanya komunikasi antara Profesor Dr. Hardi Dermawan direncanakan penyerahan akan dilakukan tanggal 26 Juli 2021, beliau menyambut baik seluruh masyarakat akan memberikan bantuan. Jadi beliau tidak melihat siapa yang memberi karena sudah banyak mendapat bantuan covid-19 baik itu seperti beras, oksigen dan lain sebagainya telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

“Bantuan tersebut kita sambut baik niat keluarga Akidi Tio memberikan dengan jumlag yang cukup besar. Maka Irjen Pol Eko mengundang Gubernur, Danrem, Dinas kesehatan dan stake holder supaya terbuka bahwa ada perorangan membantu penanganan covid-19 di Sumsel,” bebernya.

Diakui Kombes Pol Supriadi, hari ini Heriyati tidak ditangkap tapi diundang untuk datang ke Polda untuk memberi klarifikasi terkait rencana penyerahan dana sebesar Rp 2 triliun melalui biliet giro melalu bank Mandiri. Sampai saat ini pemeriksaan terkait dengan dana Rp 2 triliun masih dilakukan.

Kombes Pol Supriadi mengaku saat ini Psikis Heryanti putri Akidi Tio menjadi tertekan. Makanya pihaknya harus hati-hati dan sabar saat memberikan pertanyaan dengan yang bersangkutan. Kondisi itu pula yang membuat pemeriksaan lama dan memakan waktu hingga berjam-jam.

“Psikis ibu Heryanti sangat tertekan sekarang, masak orang mau menyumbang dan membantu kita, harus kita kejar dan dorong terus. Tidak seperti itulah,” ujarnya.

Kombes Pol Supriadi menuturkan, pihaknya memahami kondisi tersebut. Sejak berita sumbangan Dana Rp 2 Triliun untuk membantu masyarakat Sumsel itu mencuat bahkan viral, yang bersangkutan mengaku sangat stress dan beban. Makanya pihaknya berupaya memahami kondisi tersebut.

“Kita dalami ini masih, apalagi pemberitaan yang gencar, beban psikis nya keliatan jelas. Kita berdoa saja paling tidak kita sangat menghargai niat baik keluarga Akidi, “pungkasnya.

 

Laporan : Akip

Editor : Martin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.