Kasus Perceraian di Banyuasin Terbanyak Pasangan Muda

Faktor Ekonomi Menjadi Alasan

Wahanainformasinews.or.id

Banyuasin – Terhitung dari awal Januari hingga Juli tahun 2021. Pengadilan Agama (PA) Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Mencatat sebanyak 600 kasus perkara yang ditangani sampai bulan ini, dimana 80 persennya didominan kasus perceraian, hal ini menggambarkan tahun 2021 terjadinya peningkatan dibandingkan perkara selama tahun 2020 yang tercata sebanyak 785 kasus perkara.

Kepala Bagian Humas Pengadilan Agama Pangkalan Balai Rivaldi Fahlevi SH mengatakan, kasus yang masuk di Pengadilan Agama mulai dari perkara harta waris, hibah, harta bersama, sampai ke perkara penceraian.

“Kita akui selama tahun 2020 semua kasus perkara terdata mencapai di angka 785 kasus, sedangkan untuk tahun 2021 mulai dari awal Januari sampai Juli ini telah terdata sebanyak 600 kasus, tentu ini menujukan adanya peningkatan dibanding tahun lalu,” jelas Rivaldi Fahlevi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Kamis (15/07/2021).

Ditambahkan Rivaldi, untuk masalah penceraian yang terjadi sering dilatar belakangi faktor pertengkaran terus menerus, mudah tersinggung, phk dari kerja, dan yang banyak faktor ekonomi seperti sekarang ini.

“Dimasa pandemi covid 19 sekarang ini banyak pasangan usia muda yang bercerai, bahkan alasan mereka kena PHK dari tempat kerja, hasil usahanya menurun, merasa tidak ada kecocokan, Ini menjadi pemicu pertengkaran pasangan suami istri terutama yang umurnya masih muda yang dengan gampang mengucap talak,” katanya.

Diakui Rivaldi, sembari melengkapi berkas perkara untuk sidang, pihaknya selalu berupaya setiap pasangan yang akan bercerai tetap dilakukan mediasi untuk memberikan arahan dan solusi apakah kembali rujuk atau tetap pada pendirian.

“Perceraian terjadi menurut kami masih banyak ketidak stabilan pemikiran dari setiap pasangan dengan mudah saat bertengkar lalu menalak, alhamdulillahnya melalui mediasi yang kami lakukan ada pasangan kembali rujuk bahkan ada yang bersih keras tetap sidang,” ucapnya

 

Laporan : Tim

Editor : Martin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *