Korban Keganasan Buaya Rawa Ditmukan Warga

 

Banyuasin, WIN.or.id – Hilangnya Warga Desa Santan Sari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, akibat dari keganasan buaya, saat mengarit rumput makanan sapi di tepian kanal Sungai Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin pada Senin (18/04/2021) lalu, Selasa (19/04/2021) dini hari sekitar Pukul 3.00 Wib berhasil ditemukan warga setempat.

 

Ardiansyah (25) warga Desa Santan Sari mengatakan, saat ditemukan tubuh korban berada di semak pinggiran sungai sekitar 50 meter dari lokasi korban hilang dan masih berada di mulut buaya. Warga yang menemukan korban langsung beramai-ramai memukulkan senjata tajam dan benda tumpul ke badan buaya.

 

“Ditemukannya korban diperkirakan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, dengan posisi korban berada tepat di dalam mulut buaya, dan secara bersamaan buaya tersebut dipukul beramai-ramai, hingga akhirnya buaya tersebut langsung melepaskan tubuh korban dari mulutnya dan menghilang, kalau kemudian Kami langsung mengambil tubuh korban yang sudah tidak utuh lagi, kedua tangan korban hilang, organ tubuh hancur dan usus terburai,” ujarnya.

 

lanjut Ardiansyah, jasad korban langsung di bawa ke rumah duka untuk segera di makamkan. Keluarga korban yang melihat kondisi korban sangat mengenaskan pun histeris menangis.

 

“Setelah kita lakukan tindakan evakuasi, langsung kita tujukan ke rumah duka untuk di segerakan lakukan pemakaman, sontak keluarga korban yang melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa dan organ tubuh berserakan menangis histeris,” ucapnya.

 

Perlu diketahui, sebelumnya korban hilang akibat keganasan buaya, saat itu korban bersama Gali (20) dan Nur (25), yang masih satu keluarga pergi mencari rumput di anak Sungai Limau area perkebunan PT KAM. Menurut kerabat korban Gali, saat kejadian dirinya sedang berada didekat korban, dan korban menebas rumput hingga ke pinggir sungai. Pada saat itu kondisi sungai sangat tenang dan tidak ada tanda-tanda ada binatang buas.

 

“Sebelum kejadian saya berada tepat dengan korban hanya saja korban menebas rumput sampai-sampai ke pinggiran sungai, hanya saja saat itu kondisi sungai sangatlah tenang tidak ada tanda-tanda akan ada bahaya binatang buas, namun secara tiba-tiba tangan korban di sambar buaya dan korban pun langsung menghilang di bawa buaya ke dalam sungai,” katanya.

 

Sementara pihak keluarga dari korban meminta agar video dan foto korban saat melakukan pengevakuasian untuk tidak di sebar luaskan di media sosial.

 

“Alhamdulillahirrobbil’alamiin Kakak kami sudah di ketemukan, jenazah sudah dirumah mohon untuk semuanya yang mempunyai Vidio ataupun foto saat kakak kami dievakuasi di blur y teman-teman, kami juga ucapkan terima kasih atas bantuan dan do’anya, semoga kakak kami ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah,” kata Didi Suwardi melalui akun Facebooknya.

 

Laporan : Robi Sy

Redaksi wahanainformasinews.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *