Miliki Senpira Pengedar Sabu dan Upal Ditangkap Polisi

 

Pelaku Diancam Pasal Berlapis

 

Banyuasin, WIN.or.id – Memberantas peredaran Narkoba disertai tindak kejahatan lainnya tugas Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin sebagai abdi Negara. Kali ini tim Satuan Reskrim Narkoba Polres Banyuasin berhasil menangkap AP (33) warga dusun Menara Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Jum’at (26/03/2021). Lalu.

Kasat Res Narkoba Polres Banyuasin AKP Widi Andika Darma, SIK.MH mengatakan, Penangkapan pelaku tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat bahwa di tempat mereka ada pengedar narkoba, dan beberapa tindak kejahatan lain yang meresahkan masyarakat lain.

“Saat kita lakukan penyelidikan terkait laporan tersebut, ditemukan barang bukti berupa 21 paket kecil sabu seberat 5,47 gram siap edar, selain itu juga kita dapatkan senjata api rakitan yang masih aktif berserta amunisinya, serta ditemukan juga uang palsu pecahan Rp 50 ribuan tersisa 10 lembar, ini juga dapat jadi keresahan di masyarakat” ungkapnya.

Lanjut Widi, saat penggrebakan tersangka sempat mencoba untuk melarikan diri, namun itu semua digagalkan tim Satres Narkoba Polres Banyuasin yang sigap dengan segala resiko.

“Saat kita lakukan penggerebekan tersangka AP sempat ingin melarikan diri, namun tim kita berhasil menggagalkan niatan tersangka, akhirnya kita amankan dan langsung kita bawah ke Mapolres Banyuasin guna mempertanggung jawabkan semua perbuatannya, untuk BB upal dan senpira akan kami serahkan ke bagian Reskrim guna mengembangkan kasus ini,” ujar Widi.

Sementara Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, dalam press Conferense di Mapolres Banyuasin mengatakan, dari sederet kasus ini, tersangka dapat dikenakan beberapa pasal yaitu Pasal 114 ayat 2 Subsieder Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

“Pasal lain yang dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman seumur hidup dan Pasal 224 KUHP tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Bahkan tersangkan dapat ancaman pasal berlapis oleh perbuatannya,” tegas Imam.

Laporan : Robi Sy

Redaksi wahanainformasinews.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *